Annyeonghaseyo °\(^▿^)/°

Annyeong Readers tersayang^^ !!

Welcome to my world, Nice to see you All. Please enjoy my Imajination here^^

berharap kita bisa menjadi teman baik setelah kalian mengacak-ngacak(?) rumah aku ini, just need your attention. So, PLEASE : 

^ don’t be silent readers : 

saling menyapa dan memberikan saran lewat comen sangat diharapkan ya readers sayang. saia masih penulis baru yang membutuhkan banyak masukan, jadi comen kalian sangat diharapkan. Setidaknya berikan jempol :)

^ don’t bashing Me : 

ini hanyalah imajinasi bukan sebuah tulisan dengan maksud membashing ataupun yang lain. Jadi, acara bashing membashing sangat tidak diharapkan disini. kita hanya perlu share satu sama lain, bukan membashing :)

^ don’t take my creation without credits :

jangan lupa menyertakan credits ya saat mengambil hasil karyaku ya. Mau sama karyanya berarti mau juga nyantumin nama pengarangnya :)
hanya butuh sedikit attention dari kalian agar aku juga bisa jadi penulis yang lebih baik :) dan agar bakat kalian menjadi seorang komentor juga tersampaikan. Sampai jumpa dicomen ya readers^^v
thank’s for your coming, . .^^
Nice to see you All
p.s: Your comen are energy
Big HUg N Chu For All

Sebuah Gejolak

Semalam ada seorang teman mengatakan pada saya, bahwa hidup ini bukan seperti sebuah perahu kertasa yang akan mudah tenggelam saat tersapu ombak atau hanyut dengan mudahnya oleh arus.

Mereka yang tidak memahamiku tak akan tahu bahwa aku sering sekali jatuh, melewati banyak hal yang mungkin juga dialami oleh sebagian kecil orang. Bentuk penolakan tak nyata yang mengiringi perjalanan kedewasaanku. Banyak yang mengira hidupku baik-baik saja, tanpa hentakan bahaya dan kekecewaan. namun semua itu salah, karena nyatanya aku bahkan jatuh lebih banyak dan mencoba berdiri dengan akalku sendiri, memegang erat tangan Tuhan yang lebih kokoh dan aku bangkit bersama-Nya.

Kamu salah tentangku, aku bahkan bukan seorang periang. Aku hanya gadis biasa, bukan gadis cupu atu kuper. Kurasa aku lebih gaul dengan caraku sendiri. Namun, penilaian orang terhadapku memang selalu salah.

Jika kamu mampu, maka akan kuizinkan kau masuk pada wilayah amanku yang belum pernah kubuka untuk sembarang orang, sebuah wilayah dimana kamu akan menemukan banyak kebenaran tentangku. Saat kau mampu hadir disitu, saat itulah kau hanya boleh tinggal disampingku sampai aku tak mampu lagi mempertahankanmu.