^ddangkomaeomma day^

Hyerin POV

“aku ingin punya kura-kura”gumamku pelan saat mata kuliah parasitologi siang ini, entah setan apa yang merasuki diriku, tiba-tiba saja ingin sekali memelihara kura-kura. Pasti sangat menyenangkan memelihara hewan mungil itu, lagi pula aku ingin memberikan teman untuk ddangkoma, kura milik namjachinguku itu sepertinya juga pelu yeojachingu. Ku senggol siku seseorang di sampingku dan mencoret-coret kertasnya

‘aku pengen ddangkoma’ tulisku ‘so, .??’ balasanya singkat

‘beliin, . .’ balasku ‘huaaaah, . .aniyo~ aku mau nabung buat 5jib, mian soulmate, beli sendiri aja’ balasnya dengan senyum yang dibuat-buat, membuatku gemas dan menjitak kepalanya pelan.

“appo, . .”ucapnya pelan sambil menggosok-gosok kepalanya

“rasakan itu, . .”balasku datar

“dasar soulmate nakal, aku bilangin ecung lho, . .”ancamnya sambil menekuk mukanya. Dia Hyeraa, sahabat dekatku saat kuliah. Aku memiliki 5 orang dikampus ini, kami sudah seperti keluarga. Mata kuliah ini sebenarnya sangat menyenangkan, tapi aku kadang-kadang suka bingung sendiri mendengarkan dosen parasitologi sedang bercuap-cuap didepan kelas. Dasar emang otakku sedikit lemot akhir-akhir ini, tak tahu juga kenapa. Mungkin karena aku kurang berkonsentrasi saat kuliah berlangsung, godaan untuk online dan berkirim pesan singkat sangat menggoda, membuatku tak tahan untuk menahan tanganku memijat-mijat keypad handphone flipku. Tak peduli itu dosen paling killer sekalipun dan kalau aku sudah sangat bosan, akan ku pasang headsetku dan mendengarkan lagu dari I-pod merah pemberian namjachinguku saat tahun baru kemarin. Meski aku tak suka warna merah sebenarnya, tapi ini warna kesukaannya. Dia bilang agar aku selalu bisa mengingatnya, jadi dia membelikanku warna kesukaannya dan sengaja mengisinya dengan suara-suara artisticnya, dia memang narsis berat. Tapi, itulah yang membuatku mencintainya dan menyayanginya. Akhirnya mata kuliah ini berakhir juga, lega sekali rasanya.

“kekantin yuk, . .”ajakku pada hyeraa

“aniyo~ mau hemat, . .”

“ayolah, . .pake uangku dulu nih, . .”

“orang mau hemat malah disuruh pake uangnya, ya udah, .sini aku temenin, .”ucapnya sambil bangkit dari tempat duduknya

Rasanya lapar sekali setelah 3 jam duduk mendengarkan nama-nama parasit yang indah dan unik. Mata kuliah itu benar-benar menguras tenaga yang tak sedikit.

“sekarang tanggal berapa ya, .??”Tanya hyeraa tiba-tiba, saat aku sedang asyik memilih makanan

“tanggal 30, aku sedang punya rencana besar hari ini soulmate, . .”

“mwo??jinja?? rencana apa, .??kasih tahu dunk, . .”

“aku mau memberikan kejutan, .”ucapku sambil berbisik-bisik ditelinganya

“em, . .bagus soulmate, . .”

“yupy, . .aku emang pinter, . .”

“huh, . .”dengusnya pelan

“habis ini pulang ya, .??kamu ada praktek kah soulmate, .??”

“aniya~ aku juga pulang, . .”

“main yuk, . .”ajakku

“ani~ aku mau stay home aja, . .capek, . .pengen tidur, .bantal sama gulingku udah nunggu, .”ucapnya santai tanpa melihat wajahku dan masih asyik dengan I-phonenya, I-phone yang sama dengan milik namjachingunya Kim Ryeowook. Entah ada setan apa yang membuat ryeowook mau menjadi namjachingunya, mengingat sifat sahabatku ini yang suka usil dan jahil. Dan mereka sudah berpacaran kurang lebih 1 tahun terakhir, dan hanya diwarnai dengan pertengkaran-pertengkaran kecil karena hyeraa yang kadang suka terlalu manja pada ryeowook oppa. Sungguh beruntung hyeraa memiliki namjachingu seperti ryeowook oppa yang sabar menghadapi sikapnya yang sangat kekanak-kanakan, mengingat umurnya yang belum cukup dikatakan dewasa, dia kan magnae di kampus ini.

“ayo balik, . .”ajakku padanya,

“uda selesai, .??kagak borong lagi, .??”ucapnya innocence, membuatku gemas dan dengan sigap menjitak kepalanya, “appo soulmate, . .hobi banget sih ngelus-ngelus kepalaku, .”ucapnya sambil meringis kesakitan dan menekuk wajahnya

“mangkanya jangan ngasal aja sayang kalo ngomong, mau ngeborong pake uang siapa, .??”jawabku gemas

“mollayo~, . .”ucapnya sambil berjalan mendahuluiku, ini anak memang bikin kesel aja, minta dijitak lagi rupanya. Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundakku pelan.

“hyerin~sshi, . .”panggilnya dan membuatku segera menoleh ke arahnya, siapa orang ini, dia menggunakan masker dan kacamata hitam serta topi yang hampir menutupi seluruh bagian wajahnya, membuatku sangat tak mungkin mengenali wajahnya. Ku kerutkan keningku mencoba mencerna sesuatu dan menebak siapa orang ini, hingga akhirnya dia menyadari perubahan ekspressi wajahku. Dan membuka kacamatanya.

“oppa, . .apa yang kau lakukan disini, .??”ucapku saat menyadari siapa sosok dibalik masker itu, donghae oppa. Apa yang dia lakukan disini, mencari eunsoo onnie kah, .??tapi kenapa tak langsung mendatanginya saja. aneh sekali.

“bisa kita bicara sebentar hyerin, .??”

“Ne, . .chakkaman, . .”ku tolehkan wajahku dan mencoba mencari sosok hyeraa, dan ku temukan sosoknya sedang duduk dengan santai di salah satu bangku di depan kelas. Apa yang dia lakukan, kenapa malah duduk disana. Dasar babo,

“chakkaman oppa, aku harus mengajak hyeraa, . .aku yang mengajaknya tadi, . .tak apa kan oppa, .??”tanyaku hati-hati

“oh, . ne, .gwenchana, .dengan senang hati, . .”

“oppa, tunggu saja disini sebentar, .”ucapku lalu berlari kearah hyeraa yang masih asyik berkutat dengan I-pod putihnya, sepertinya dia sedang asyik mendengarkan lagu namjachingunya. Dia selalu saja memuji-muji suara namjachingunya itu, dan ku akui suaranya memang bagus dan unik, tapi tetap saja bagiku tak ada yang bisa mengalahkan suara yeoboku yang sangat memiliki nilai seni yang tinggi seperti namanya.

“soulmate, . .ikut aku, . .kajja, . .”

“ani~ aku menunggu disini saja, .aku tahu, itu donghae oppa kan, .??aku disini saja ya, .aku mau menikmati suara namjachinguku tercinta, . .”

“kajja, . .”paksaku

“ani~ sudah, .pergi sana, jangan buat dia menunggu lama, .”

“baiklah, . .”

“tenang saja aku tak akan lari, aku akan menunggu disini, . .”ucapnya santai dan masih asyik mengotak-atik gadget wajibnya

“ne, . awas saja kalau sampai kau lari, . .”ancamku,

“sudah pergi sana bawel, . .”balasnya tak kalah sengit, kutingalkan dia di tempat dan segera menghampiri donghae oppa

Hyeraa POV

To: ^all chingu^

Mulai rencana,  .^^

Kukirim pesan singkat tersebut ke kontak grupku. Aku sedang menyusun rencana untuk hyerin yang akan menjadi tua 3 hari lagi. Dia harus di kerjain, dan aku beserta onnie-onnie sepakat menyusun rencana untuk membuat ulang tahunnya kali ini tak akan terlupakan.

‘Selamat menikmati permainan kami hyerin sayang’ gumamku lirih sambil mengeluarkan senyum evilku

Tiba-tiba kulihat layar I-phoneku, ada pesan masuk rupanya

From: ^SangMin onnie^

Saeng, . .where are you, .??

Pulang bareng yuk saeng, . .^^

Ternyata Sangmi onnie yang mengirimkan pesan untukku, tumben sekali dia mengajakku pulang bersama, biasanya dia kan sangat sibuk. Apa lagi kalau Sungmin oppa sudah mengajaknya berburu benda-benda pink. Mereka pasti akan lupa waktu. Ku gerak-gerakkan jariku menulis pesan balasan untuknya.

To: ^SangMin onnie^

Mianhae onnie sayang, . .

Aq harus menunggu hyerin, .

Aq sudah janji padanya akan pulang bersma, .

Ajak eunsoo onnie saja sana, .:)

Pesan terkirim, dan tak lama ada balasan lagi

From: ^SangMin onnie^

Okeyh, . .:)

Hyerin POV

Disinilah aku saat ini, di taman kampus. Sengaja ku pilih tempat ini, karena suasanya yang sudah mulai sepi karena semua kakak tingkat senbenarnya sudah pulang dan hanya tersisa tingkatku saja.

“ada apa oppa, .??”

“sebentar lagi eunsoo ulang tahun, kira-kira menurutmu apa yang harus aku berin untuknya, .??”ucapnya pelan penuh penekanan sambil menerawang.

“em, . .apa ya oppa, onnie gak suka barang mewah, asal itu dari oppa, pasti dia uda seneng kok . .”

“em , ..baiklah, aku akan memberikan kejutan untuknya nanti, . .”ucapnya sambil merencanakan sesuatu

“Cuma itu saja kah oppa, .??bisa kita pulang, aku takut hyeraa marah karena menunggu terlalu lama, .”

“baiklah, . .gomawo hyerin~ah, . .” ucapnya lembut sambil mengusap kepalaku pelan

“ne oppa , . .cheonmaneyo, .”balasku sambil tersenyum manis padanya.

“tidak menitipkan sesuatu untuk hyung kah . .??”tanyanya sebelum dia beranjak dari tempatnya

“aniyo~ aku tak dihubungi olehnya beberapa hari ini, sepertinya dia sangat sibuk dengan sukira akhir-akhir ini,  . .”gumamku pelan dengan wajah senduh

“em, . .baiklah, . .dan sabar saja, hyung memang kadang suka lupa segalanya kalau sedang melakukan sesuatu yang disukainya, .ya sudah, aku pergi dulu hyerin~ah, .” ucapnya lalu pergi. Segera ku langkahkan kaki menuju kelas, dank u dapati hyeraa sedang duduk santai di bangkunya sambil memaikan I-phonenya, dia memang paling betah kalau sudah berurusan dengan I-phonenya, meski bangunan runtuh dia juga pasti tak akan sadar, seperti saat ini. Aku sudah berdiri di sampingnya, tetap saja dia focus pada gadget kesayangannya itu,

“mau berdiri disana berapa lama soulmate, .”ucapnya cuek

“hah, .??ku kira kau tak akan sadar, .”

“bagaimana mungkin aku tak akan sadar, kalau jarakmu saja sedekat ini, . .”jawabnya enteng

“sudahlah, ayo pulang, . .”

“ne, . .kajja, . .”ajaknya lalu beranjak dari singgasananya. Kami pulang bersama, sudah menjadi kebiasaan kami. Dia jarang sekali membawa mobi sendiri, alasannya lebih aman duduk dari pada menyetir sendiri. Jadilah aku selalu mengantar dan menjemputnya setiap hari. Untung saja jarak rumah kami tak jauh, jadi itu memudahkanku untuk menjemputnya.

“apakah ryeowook oppa sering menghubungimu, .??”tanyaku pada hyeraa,

“tentu saja, .meski sebentar lagi dia akan berangkat ke Taiwan untuk promo SJM, tapi dia selalu menghubungiku, sesibuk apapun, . .”jawabnya ringan ”wae, .??”

“aniya~, . .”gumamku sedih menahan air mata

“yesung oppa lagi, .??”tanyanya tiba-tiba seolah bisa membaca pikiranku

“hmm . . “lirihku sambil mengangguk, aku memang selalu saja gagal kalau membohonginya

“dia tidak menghubungimu kah, .??”

“terakhir kali 2 hari yang lalu, . .”

“mungkin dia sedang sibuk mengurusi ddangkoma, atau mungkin sedang sibuk siaran di sukira, .”

“ne, . .tapi, apakah dia tak bisa menyempatkan sedikit waktunya untukku, .??”

“coba hubungi dia dulu, . .”ucapnya hati-hati

“sudah, . .”

“lalu, .??”

“tetap tak ada jawaban, .dia hanya bilang, dia sedang banyak urusan, aku sampai bingung, apa yang terakhir kali aku lakukan, apakah aku melukai perasaannya, .atau mungkin dia sudah bosan denganku, .”suaraku melemah menahan air mata

“sudah, jangan berfikir macam-macam, .positive thinkinglah padanya, .dia tak akan mungkin seperti itu padamu, aku tahu betapa cintanya dia padamu soulmate, .percayalah padanya, . .”ucapnya mencoba menenangkanku

“Ne, . .gomawo soulmate, . .”meski masih kalut, tapi ucapannya ada benarnya, kenapa aku malah berfikir seperti ini, seharusnya aku selalu mendukungnya dan positive thinking padanya.

“sudah, .mengemudi saja yang benar sana, aku tak mau menggantikanmu mengemudi karena kau menangis, . .”candanya dan membuatku sedikit mendengus, di saat serius seperti ini masih saja berfikir seperti itu,

“aish~ cerewet sekali kau ini, . .”

“demi keamanan soulmate, . .aku tak mau mati bersamamu, lagi pula bukankah mobil ini masih baru, .??”balasnya dan membuatku semakin gemas, membuat tanganku dengan ringannya melayang ke kepalanya.

“yak~ hobi sekali kau menjitak kepalaku, .??”teriaknya

“biar kau tahu rasa soulmate, . .”ucapku sambil tertawa melihat ekspresinya, ekspresi kekanak-kanakan yang selalu membuat kami berlima tertawa melihatnya. Dasar magnae satu ini, selalu saja membuat kami ingin menggodanya.

Perjalanan menuju rumah kami cukup jauh. Tiba-tiba ditengah perjalanan aku merasakan lapar yang sudah tak tertahankan.

“makan dulu yuk, . .”ajakku pada hyeraa

“aku makan dirumah, .mama masak makanan favourite hari ini, .”

“masak apa, .??”

“cumi asam manis sama ayam lada hitam, . .”

“mwo. ,??aku makan dirumah kamu aja ya, .??”

“mwo, .??ani~ bisa-bisa jatahku berkurang karena kamu, . .”

“ayolah soulmate, .”rengekku

“hufh, . .baiklah, . .”

“Asyiiik, . .let’s go, . .”

“kalau urusan makan aja semangat minta ampun, . .”ucapnya

“tentu saja, . .”balasku diiringi dengan tawa yang keras

Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh, akhirnya sampai juga kami di rumah. Rumah hyeraa sederhana tapi cukup nyaman dan membuatku betah berlama-lama disini. Banyak sekali tanaman yang berjajar di tamannya, benar-benar suasana rumah yang natural. Ku putuskan untuk langsung pulang, karena tiba-tiba eomma menelponku, menyuruhku segera pulang dan mengantarkan beliau ke supermarket, sepertinya mau belanja bulanan. Jarak rumahku dan rumah hyeraa hanya sekitar 20 menit, jadi tk membutuhkan waktu lama untukku sampai di rumah. Buru-buru aku masuk ke kamar, membersihkan diri dan mengganti bajuku. Lalu, segera turun untuk mencari makanan, perutku sepertinya sudah tak bisa di ajak kompromi lagi. Cacing-cacing ini sudah mulai berontak karena kehabisan bahan makanan.

“hyerin, . .sedang apa didepan kulkas, . .”Tanya seseorang di belakangku, dan bisa ku pastikan itu eomma,

“mencari kue, . .eomma, .aku lapar, .”rengekku pada beliau

“mau mencari kue apa lagi, .??persediaan bulan ini, sudah hampir habis, ayo sekarang ikut eomma belanja ke supermarket, nanti kita makan di restoran ramen langganan kita, . .”

“mwo, .??eomma tega sekali, dalam keadaan lapar seperti ini masih saja mengajakku, . .ajak onnie sajalah eomma, . .”bujukku

“aniyo~ onniemu sedang banyak tugas, . .”

“ah, . .hyuni onnie, . .”teriakku memanggil onnieku

“sudah, . .sudah, . .jangan banyak omong, ayo berangkat hyerin, atau uang saku minggu depan eomma potong, . .”

“ah, . .aniyo~ eomma, .ne, . .”ucapku sambil berlari mengejar eomma yang sudah lebih dulu berjalan didepanku

***

Seharian menemani eomma berbelanja membuatku lelah, eomma memang tak terbiasa mengajak supir atau pembantu untuk berbelanja, eomma lebih suka mengajak anak-anaknya. Malam ini masih seperti biasa, aku masih berselancar di dunia maya, mencari-cari informasi tentang namjachinguku yang sudah berhari-hari menghilang. Menyebalkan sekali dia, tidak tahu apa kalau aku sangat merindukannya.

‘chagi~ kemana saja sih’ gumamku pelan

Saat sedang asyik membuka beberapa situs, lalu ada berita yang sangat mengejutkan. Disana tertulis,

‘yesung menyumbangkan ddangkoma untuk SUKIRA malam ini saat dia sedang menjadi DJ disana’

“Mwo, . .??ddangkoma, . .??”teriakku

“ah, . .ddangkoma sayang, . .tega sekali dia menyumbangkan ddangkoma, . .”ucapku penuh amarah, “dan dia tak meminta pesetujuanku, . .Kim Jong Woon, . .awas saja kau, . .”lanjutku berapi-api

Segera kuraih handphone flip biru sapphireku, ku tekan beberapa kombinasi angka yang sudah sangat melekat diotakku. Aku harus segera menghubunginya dan meminta penjelasan, kenapa dia menyumbangkan ddangkoma, dan tak meminta persetujuanku dulu. Lama sekali ku tunggu sambungan telepon darinya, lalu kudengar suaranya di seberang, suara yang sepertinya kelelahan sekali.
“yoboseyo, . .”

“oppa, . .”

“Ne, . .waeyo hyerin, .??aku sedang ada siaran di sukira, bisa kita teruskan pembicaraan ini nanti, . .”ucapnya, belum sempat aku bilang apa maksudku menelpon, dia sudah mendahuluiku untuk menutup telepon

“em, . .terserah kau saja oppa, . .”balasku sambil menutup sambungan dengan kasar. Orang ini, kenapa jadi seperti ini. Dikira enak apa dicuekin seperti ini, aku kan kangen. Apa dia tak punya sedikit saja waktu untukku, kenapa yang da diotaknya sekarang hanya sukira dan sukira, begitu penting kah siaran sampai lupa denganku bahkan tega sekali menyumbangkan ddangkoma untuk sukira. Aku jadi geram dengannya. Mataku memanas dan tanpa di perintah, air mataku turun dengan ringannya membasahi pipiku dan kelopak mataku.

“ddangkoma, . .ddangkoma, . .”rengekku dalam tangis, hingga tiba-tiba pintu kamarku terbuka.

“waeyo, .??”Tanya onnieku saat melihatku menangis didepan laptop biru sapphireku

“ddangkoma, . .ddangkoma, . .”rengekku di sela-sela tangisku

“ddangkoma kenapa, . .??”Tanya onnieku bingung

“ddangkoma, . .ddangkoma, . .”aku masih saja merengek

“ddangkoma sakit . .?? masuk ICU, . .??Kecelakaan, . ??atau mati, . .??”

“Onnieeeee, . . .jangan sampe deh ddangkoma kena musibah gitu, . .”sungutku pada onnieku yang sudah mulai geram melihatku

“lalu, . .??”

“dia disumbangin ma yeobo ke sukira, . .”jawabku lalu menangis lagi

“mwo, . ?? ha, . .ha, . . ha, . . ha , . .”gumamnya kaget diiringi tawa renyah yang memekikkan telinga

“onnieeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee, . . .”teriakku agar tawanya mereda, disaat seperti ini masih sempat saja menertawakanku, menyebalkan

“mianhae sayang, . .kamu sih lucu banget, dia kan nggak apa-apa, Cuma di bawa ke sukira aja kan, .??kan masih bisa ketemu, .??”

“tapi, nanti dia siapa yang ngejagain, terus siapa yang ngasih makan, pasti dia kesepian disana, .kan kasihan onnie, . .”

“dasar babo, . .tentu saja sudah ada yang menjaganya disana, staff sukira kan banyak saengku sayang, pasti sudah ada yang bertugas merawat kura-kura jelek itu, . .”

“namanya ddangkoma onnie, . .”sunggutku

“ne, . ne, . .maksudku ddangkoma, . .dia pasti akan baik-baik saja di sukira, .”

“tapi, . .”

“sudah, . .tidur sana, . .onnie mau ngembil buku onnie, . .malem saeng sayang, . .”ucap onnie sambil mematikan lampu kamarku saat aku sudah berabring di tempat tidurku. Rasanya akan sangat sulit sekali untuk tidur malam ini.

***

Hyeraa POV

Pagi ini aku sengaja berangkat bersama Sangmi onnie. Kami sengaja menyusun rencana untuk membuat surprise untuk hyerin yang akan berulang tahun besok. Hari ini kami akan berpura-pura punya kesibukan yang padat dan tak akan memperhatikannya, karena kami akan menyiapkan sesuatu untuknya. Sebelumnya kami juga bekerjasama dengan yesung oppa yang sudah terlebih dahulu melancarkan aksinya. Dia pasti sedang menjemputku dirumah, karena jujur saja kami memang hobi sekali berangkat telat ke kampus, dan sangmi onnie paling hobi berangkat pagi. Sedangkan eunsoo onnie, lebih sering mengandalkan mood, kadang bisa datang sangat pagi, tapi kadang juga bisa sangat telat atau bahkan tak masuk. Dasar yeojachingu donghae ini, dia adalah yang tertua usiannya diantara kami. Jadi, tak heran kalau dialah yang selalu bersikap dewasa. Dan sudah kuduga, hyerin akan mengirimku pesan dan menanyakan aku dimana sekarang.

From: ^ecungwife^

Soulmate, .

Teganya berangkat duluan, .

aku kgak ditunggu, .

berangkat sama siapa qm, .??

lalu, ku balas pesan tersebut

To: ^ecungwife^

Ama sangmi onnie, . .

Habisnya qm kelamaan, .:P

Tak ada balasan lagi setelahnya, pasti dia akan berteriak-teriak saat di kelas nanti, apalagi kudengar dari hyuni onnie, semalaman dia menangis gara-gara ddangkoma di sumbangkan ke sukira. Dia pasti akan banyak berceloteh nanti, sudah menjadi kebiasaannya bercerita saat bertemu dengan kami, itulah sifat yang kusuka darinya. Terbuka pada sahabat, mudah bergaul dan apa adanya. Tapi, sifat lebaynya itu yang membuatku tak bisa menahan mulutku untuk selalu mengingatkannya, kadang-kadang sifat itu membuatku geram padanya. Soulmateku yang satu ini memang aneh.

***

Tak terasa, sekarang sudah sore. Dan disinilah kami sekarang, di toko hewan tanpa hyerin tentunya, dia memang sengaja tak kami ajak, karena kami akan membelikan kejutan untuknya. Hari ini berjalan sesuai rencana, kami berhasil mengobrak-abrik moodnya hari ini, dia benar-benar kesal pada kami. Di tambah lagi yesung oppa yang semakin tak memperhatikannya dan berpura-pura memiliki jadwal super padat yang membuatnya tak bisa diganggu, lengkap sudah rencana kami untuknya.

Semoga besok bisa berjalan sesuai harapan. Sebenarnya dialah yang akan membuat kejutan untuk kami berlima, mengingat tanggal ulang tahun kami yang berdekatan dan berada pada bulan yang sama. Dan ternyata kamilah yang akan memberikannya kejutan. Ini namanya jatuh di perangkap sendiri.

***

Hyerin POV

1 April 2011 at 23.00 KST

Sudah jam segini dan tak ada seorangpun yang memberiku ucapan selamat ulang tahun di usiaku yang baru ini. Apakah mereka lupa dengan hari ulang tahunku. Tega sekali mereka. Orang yang sangat aku harap-harapkan untuk mengucapkan ‘saengil chukkae’ saja bahkan sampai sekarang belum megucapkannya. Apakah sukira sangat menyita banyak ingatannya sampai dia lupa hari ulang tahunku. Ingin menangis rasanya. Ku putuskan untuk tidur dan tak memikirkan hari ini, setidaknya masih ada yang memberiku ucapan selamat, dari pada tak ada sama sekali. Ku matikan lampu kamarku, diluar sudah sepi dari tadi, aku juga tak tahu kenapa semua orang rumah tiba-tiba tidur cepat malam ini. Ku lelapkan tubuhku di balik selimut dan mencoba menghilangkan kesedihanku.

Hyuni POV

“kajja, . .dia sudah tidur, .”bisikku pada komplotan keluarga serta sahabat-sahabat dongsaengku. Kami semua bekerja sama untuk membuat pesta kejutan ini untuknya.

“chakkaman onnie, . .yesung oppa, .??”ucap hyeraa menghentikan langkah kami,

“oh, . .gwenchana, .dia sudah dekat, .sebentar lagi sampai, .”

“I’m here, . .”tiba-tiba ada suara lirih dari seseorang yang baru saja kami bicarakan

“ayo mulai, . .”kami membuka pintu kamar hyerin perlahan. Dia memang selalu ceroboh untuk mengunci kamarnya, aku sudah hafal itu. Kami masuk dengan langkah mengendap-endap agar tak menimbulkan suara sekecil apapun. Kami rhitun dengan isyarat tangan. Tiba-tiba, . .

Hyerin POV

Ku dengar suara berisik didekatku. Lalu kuputuskan untuk meraba lampu tidurku. Merharap bisa sedikit mendaptkan cahaya. Tepat saat lampu menyala terdengar suara bising didekatku, ada eomma, appa, onnie, soulmateku dan. . .dia tidak ada.

“eomma, . .appa . .onnie, . .soulmatedeul, . .”

“Saengil Chukkaehamnida, . .Saengil Chukkaehamnida, . .”tiba-tiba ada suara seseorang yang sangat kukenal menyanyikan lagu selamat ulang tahun sambil membawa kue lengkap dengan lilin-lilin yang menyala. Namja ini, namja yang selalu membuatku hatiku berteriak memanggil namanya. Wajah yang sudah berhari-hari membuatku kesulitan mengingatnya karena kesibukannya yang menggila.

“Saengil Chukkaehamnida uri Hyerin, . .”ucap mereka semua serentak. Lalu eomma dan appa mendekatiku dan memberikanku kecupan dan pesan-pesan agar aku bisa lebih baik kedepannya. Lalu onnieku melakukan hal yang sama, aku hanya bisa diam dan menagis, aku sangat terharu dengan yang mereka lakukan. Setelah itu, soulmate-soulmate yang giliran mendekatiku sambil membawa akuarium berisi 6 kura-kura kecil yang lucu,

“ini untukmu, . .bukankah kau ingin kura-kura, . .aku tahu kau ingin memberikan yeojachingu untuk ddangkoma kan, .??”ucap hyeraa

“dan kami sengaja membelikanmu 6, karena kura-kura itu adalah perwakilan dari masing-masing kami, dan salah satunya adalah kamu, .”lanjut sangmi onnie

“anggap saja mereka itu kami, kau harus merawatnya dengan baik, harganya sangat mahal soalnya, . .”canda eunsoo onnie

“rawat baik-baik ya onnie, . .”tambah Shin Hwa dan HyeNa

“Yak~ jangan panggil onnie, aku tak mau terlihat tua, . .”jawabku setengah gemas pada mereka

“kalau begitu, kembalikan kura-kuranya, . .”

“ah, . .aniya~,  ..gomawo soulmate, . .jeongmal gomawo untuk semua yang sudah kalian berikan untukku, .gomawo, . .”ucapku sambil menangis, aku sangat terharu. Ini benar-benar malam ulang tahun yang paling indah untukku. Dan akhinya namja itu mendekatiku. Sambil membawa kue yang sedari tadi dibawanya,

“ayo tiup lilinya, . .30 menit lagi sudah tanggal 2, .”segera kutiup lilin yang bertebaran diatas kue yang dibawanya

“kami keluar dulu ya, . .”ucap mereka serentak

“kami tak mau mengganggu kalian, .aku tahu onnie kangen kan sama oppa, .”goda hyeraa pada kami

Suasana hening sesaat setelah mereka semua keluar, rasanya sudah lama sekali tak melihatnya. Aku sangat merindukannya.

“apakah ddangkoma baik-baik saja . .??”tanyaku memecah keheningan

“Ne, . .kenapa malah menanyakannya, .??”

“aku merindukannya, . .”

“tidak merindukanku, .??”

“memangnya kau merindukanku, .??”

“em, . .sejauh aku disini tidak, . .”

“aish~ untuk apa aku merindukan orang yang bahkan tak memikirkanku, .”ucapku kesal dan menyandarkan punggungku.

“tentu saja kau harus merindukanku rin~ah, . .karena sejauh aku tak disini aku selalu meridukanmu, .”ucapnya lembut sambil mendekatkan wajahnya kearahku

“saranghae, . .”lanjutnya dan semakin mendekatkan tubuhnya kearahku. Membuatku dengan sangat mudah merasakan hembusan nafasnya diwajahku. Mencium aroma tubuhnya yang sudah berhari-hari menghilang dari rongga penciumanku

“Nado, . . “balasku dan sedetik kemudian bibirnya sudah bermain-main dibibirku, kuberikan ruang untuknya menikamati setiap inci bibirku. Membuatku kian terbuai dengan belaian lembut tangannya yang bermain di punggungku.

“onnieeeeeeeeeeeeeeee, . .”teriak seseorang diiringi suara pintu yang dibuka paksa dan membuat kami mengentikan ciuman kami dan menoleh ke sumber suara

“Ups, . .mianhae onnie, tasku ketinggalan, . .silahkan dilanjutkan”ucap hyeraa sambil nyengir dan berlari keluar kamar.

“yak~ song hyeraa, . .awas kau, . .”teriakku, . .


FIN

Akhirnya kelar juga, . .legaaaaaaaaaaaa, . .^____^

Saengil Chukkaehamnida buat soulmate saia ‘dikaa dukuu dokoo a.K.a Shim Hyerin’ yang lagi ulang tahun hari ini.

Cieeeeeeeeeeeeeeee, . .yang tambah tua yang tambah berumur, selamat ulang tahun sayang, semoga kamu tambah dewasa N kagak cengeng kalau lagi punya masalah, kamu harus lebih baik lagi dari sekarang.

Semoga tambah langeng sama si abang ecung, lebih perhatian ya ama suaminya biar kagak sakit-sakitan. ^___^

Jangan bosen-bosen juga aku jahilin, ntar aku kagak ada mangsa kalau kamu lagi badmood. . . ha6x, . .*evil smile*

Ini kado dari aku, mianhae kalau jelek. .ha6x, . .

Mianhae juga kalau Geje dan berlebihan, ini semata-mata cerita fiktif belaka dan dibuat tanpa ada unsur kesengajaan (?) ha6x, . .*abaikan*

Mianhae juga kagak bisa ngasih apa-apa sayang, lagi b’hemat neh, .ha6x, .:D *pelit sekali*

Jangan lupa traktiran di café baru deket tempatku ya, mie ayam sama bakso, .okeh , .okeh, . .^___^*ngarep banget*

Em, . . .apa lagi ya, . .udah ah, .itu aja ya, .uda capek dari tadi ngetik, .^__-

Semoga kamu suka ama FFnya, . .jangan timpuk aku ya kalau jelek atau tak sesuai kenyataan, karena pada kenyataannya qt kagak bisa ngasih kamu ecung (nah lho?), pokoknya semoga di usia yang uda 19 tahun ini qm bisa lebih baik dari yang kemarin ya sayang, . .Saranghaeyo, . .^___^

buad pihak-pihak yang namanya terlibat disini, mianhae kgak bilang dlu, . .ha6x, .^__^

jangan minta royalti ya, . .🙂

*big HUG N CHU for U*

Buad readers juga gomawo uda baca FF saia ini, ini FF sebenernya muncul begitu saja karena saia pengen buat FF kolaborasi sama soulmate saia, tapi belum kesampaian, .*curcol*

Jangan lupa comen ya readers, .don’t be silent readers, .

Don’t bashing me, because this is just imagination, .^___^

Your comment like E.N.E.R.G.Y to me, . .

*big Hug N Chu for All*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s