I’ll Wait You Until The End of Time (Forever With You) [Part7]

Author : Anggi Putri Kusuma Wardhini a.k.a Song Ji Young

Cast :Kim Reowook

Song Hye Raa  (Adek saya..)

Song Jiyoung

maap lama >_

enjoy it🙂

Part sebelumnya

 

          saat Aku sedang berbicara berbincang dengan Yoogeun hyung, ada SMS masuk kedalam Handphoneku. Hyeraa…

Oppa, bisakah kita bertemu sebentar? Aku ingin berbicara denganmu. Temui aku di taman dekat toko Asesoris itu ya.

Part 8

          Hyeraa? Ada apa? Pertanyaan itu uncul, tapi tanpa menunggu lama aku segera berangkat ke taman yang dimaksudkan. Sesampainya disana, ternyata Hyeraa sudah menungguku.

“Ada apa?” tanyaku sedikit cemas. takut ada masalah dengannya.

“Oppa, duduklah.” Jawabnya sambil tersenyum. Aku pun duduk disampingnya. Wajahnya mengisyaratkan ketegangan yang di sembunyikan.

“Oppa, aku takut.”

“Ne?”

“Aku takut oppa.”

“Kau takut gagal?”

“Hmm… ia sedikit, tapi aku lebih takut kalau aku kehilanganmu.” Perkataan Hyreaa ini membuatku terhentak. Aku kaget mendengarnya. Apa ini mimpi?

“Oppa? Oppa?” tangannya kembali melambai lambai di depan mataku. “Gwenchanayo Oppa?”

“Ne, Gwenchana. Tadi kamu bilang apa?”

“Aku takut. Aku takut mengikuti kompetisi besok. Kompetisiku besok oppa.”

“Kau takut pada  kompetisimu? Kau takut menang atau kau takut kalah?”

“Aku…” Hyeraa tidak melanjutkan kata katanya.

“Hyeraa-ah, dengarkan aku. Bagaimanapun keadaanya, kompetisi ini akan datang. Siap tidak siap kau akan menghadapinya. Kau tidak mungkin menunggu. Dan kompetisi itu pun tak mungkin menunggu sampai kau siap. Hyeraa-ah, kau adalah calon koki terbaik. Aku yakin semua akan baik baik saja dan akan sesuai rencana.” Ucapku menenangkan Hyeraa. Kuliahat Hyeraa memenggangi tangannya terus. “Hyeraa-ah, tanganmu sakit? Gwenchana?”

“Ah~ Gwenchana Oppa.”jawabnya cepat, secepat dia melepaskan genggaman tangannya.

Beberapa menit keheningan tejadi diantara kami. Aku melihat Hyeraa fokus memandang ke depan. Kulihat dia, semakin kulihat wajahnya, semakin aku merasakan getaran di dalam hatiku. Semakin lama semakin mendalam. Hyeraa mau kah kau menjadi pacarku? Ucapku dalam hati. Tanpa sengaja mata kami bertatapan. Hyeraa tersenyum.

“Oppa, sudah malam, aku sebaiknya pulang.”ucapnya

“Ne. aku antar ya?” tawarku

“Ah, Ani. Aku bisa pulang sendiri.”

“Jangan. Aku akan mengantarmu.” Ucapku sambil mengajaknya berjalan.

Sepanjang jalan kami tidak banyak bicara. Jujur aku masih memikirkan apa yang dia bilang tadi. Dia takut kehilanganku? Apa itu benar? Aish~ Kim ryewook. Apa yang kau pikirkan? Ku tepis semua pikiran yang muncul di otakku. Kami terus berjalan dan sampailah di depan rumah Hyeraa.

“Nah, sampai.” Ucapku. “Hyraa-ah, masuklah. Istirahat dan semoga kau berhasil besok.”

“Ne Oppa.” ucapnya sambil melangkahkan kaki masuk kedalam rumah. Sebelum dia masuk kedalam rumah nya, Hyeraa berbalik dan mendekatiku.

“Oppa, Gamsahamnida.”Ucapnya sambil berbungkuk di depanku

“Ne?” ucapku heran

“Gamsahamnida untuk semua hal yang selama ini Oppa berikan padaku. Gamsahamnida.” Ucapnya sambil terus membungkukkan diri.

“Kya~ Hyeraa, apa yang kau lakukan. Sudah tegakkan badanmu, jika dilihat orang, mereka akan berfikir yang aneh – aneh nanti.” Ucapku sambil menegakkan badan Hyeraa. Dan saat itu lah mata kami pertatapan. Melihat matanya, hatiku bergetar. Hari ini mungkin hari terakhir aku bertemu dengan Hyeraa. Berada didekatnya, dan melihat matanya. Aku yakin sekali dia akan menang dalam Kompetisi itu. Aku yakin.

Saat aku memandang Hyeraa, Hyeraa tersenyum dan memelukku.

“Gamsahamnida for everything oppa. Gamsahamnida. Jeongmal Gamsahamnida.” ucapnya sambil memlukku. Lalu Hyeraa melepaskan pelukannya dan berjalan masuk ke dalam rumah.

“Apa itu tadi?” ucapku dengan penuh keheranan. “Hyeraa memelukku?” ucapku setengah tidak percaya. Pelukan itu membuatku tersenyum bahagia dan berjalan pulang dengan riang. Hari ini Hyeraa memelukku. Hahaha…  aku pun berlari pulang dan sesampainya dirumah aku masuk kedalam kamar hyungku. Yoogeun hyung sudah tidur ternyata.

“Hyung! Bangun!!!! Hyung!!!” ucapku sambil mengguncang guncangkan bagan Hyungku yang satu ini. “Hyung!!!”

“Aish~” Sebuah pukulan kecil mendarat di kepalaku. “Ada apa kau ini? Seperti orang yang akan mati besok saja membangunkanku seperti itu. Ada apa?!” ucap hyungku sedikit marah. Melihat dia marah marah seperti ini aku malah tersenyum seperti anak kecil yang baru mendapatkan hadiah natal yang sudah lama diidamkan dari orang tuanya.

“Kya~ Dongsaeng-ah! Kau ini kenapa? Sudah malam sana tidur.” Usirnya sambil kembali menarik selimutnya.

“Hyung bangun!! Dengarkan dulu.” Ujarku sambil menarik selimutnya lagi. Menarik tangan hyungku sampai dia dalam posisi duduk.

“Kya~ apa apaan kau ini!” bentak nya. Setelah hyungku duduk, aku hanya tersenyum…

“Hyung! HYERAA MEMELUKKU!!!” ucapku sambil berreiak seperti anak yang baru mendapatkan nilai 100 pada mata pelajaran Matematika. Ku peluk erat hyungku, dan ku cium keningnya. Segera ku lari keluar kamar hyungku itu diiringi lemparan bantal dan makian dari hyungku itu. Aku tertawa gembira dan masuk kekamarku.

Apa ini mimpi? Pikirku. “Apa ini mimpi? Hyeraa memelukku… ahahahahah… senangnya…”

Ku rebahkan badanku diatas kasur. Kupandangi langit langit kamar. Senyum senyum sendiri seperti orang gila. Jika ini mimpi, aku tidak ingin terbangun. Ucapku. Ku atur nafasku, dan tanpa sadar, mataku terpejam dan dan tertidur.

~~~~~

Hari ini matahari sangat cerah. Aku duduk sendiri di taman. Entah ini di Seoul atau di Busan. Aku tak tau. Rasanya aku belum pernah ke taman ini sebelumnya. Aku terus memerus menerus melirik jam tanganku. Seperti ada yang aku tunggu, tapi entah apa. Hmm… taman ini sangat indah, rumputnya tumbuh subur dan banyak tanaman berbunga yang sedang mekar.

“Oppa”  teriak seorang gadis dari kejauhan. Siapa dia? Ucapku dalam hati sambil terus melihat ke arah sang gadis. Semakin lama semakin jelas wajahnya. Hyeraa. Ucapku sambil tersenyum.

“Oppa, sudah lama memnunggu?” tanyanya sambil melihatkan senyum khasnya.

“Aniyo. Baru datang.”ucapku. “Jadi, yang aku tunggu adalah kamu Hyeraa? Hmm… kita mau apa?” tanyaku.

“Ini.” Ucapnya sambil mengangkaat sebuah keranjang kotak yang biasa di gunakan membawa perbekalan saat tamasya keluarga.”Kita akan makan pasta.” Lanjutnya girang.

Mendengarnya aku hanya tersenyum. Hyeraa memengang tangaku dan berjalan bersama. Kami berjalan mengitari taman mencari tempat yang pas untukk duduk bersama. Pilihan kami tertuju pada sebuah pohon Oak. Aku duduk dibawah pohon itu, Hyeraa duduk disebelahku. Hyeraa mulai mengeluarkan pasta buatannya. Pasta Moussaka dan Spaghetti Saus Susu. Melihatnya saja, air liurku sudah mengalir dengan derasnya. Pasti enak. Hyeraa menyupiku Pasta Moussaka buatannya. “Enak.“ Ucapku. Hyeraa pun tersenyum mendengar ucapanku.

Dalam sekejap semua makanan yang Hyeraa bawa telah aku habiskan. Semuanya. Tanpa sisa. Hyeraa hanya tersenyum dan geleng geleng kepala melihat kelakuanku.

“Oppa, kau ini lapar atau apa?” Tanya nya sambil tersenyum.

“Hahaha… Aku hanya tidak ingin melewatkannya. Aku ingin memakan semuanya.” Ucapku sambil merebahkan badan diatas rumput. Sehabis makan aku jadi mengantuk.

“Oppa bangun jangan tidur.”

“Aku hanya tiduran saja, memandang langit yang indah.” Ucapku… Huaaaaaaaaa~ aku pun menguap dan memejamkan mataku. Aku merasakan Hyeraa menggucangkan badanku.

“Oppa!! Bangun! Masa kau mau tidur saat berkencan!”

“Aku tidak tidur Hyeraa, aku hanya berbaring saja.” Jawabku setengah menguap dan memejamkan mata.

“Bangun! Bangun! Bangun!” ucapnya sambil terus mengguncangkan badanku. Semakin lama guncangan ini semakain terasa sakit. Teriakkannya pun semakin besar. Suara Hyeraa semakin nge-bass. Perlahan ku fokuskan diriku pada suara. Aku tak membuka mata, hanya mendengarkan.

“Kya~ Bodoh! Buka matamu! Bangun! Lihat jam berapa ini!” mendengar kata ‘bodoh’ terucap daari si mpunya suara, membuat ku membukamata. Dan ternyata…

 -TBC-

RCL Pliiiis🙂
gomawo uda baca ya E.N.E.R.G.Y
*big Hug N chu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s