Like a Little Piece of Paper

Itu judulnya nggak ada kaitannya sama postingan kali ini sama skali, jadi bisa diabaikan saja??

Okay, tiba” menemukan dunia.yg sempat saya lupakan ini rasanya nggak pengen kemana”. Ini postingan tentang bagaimana saya begitu bahagia bisa menulis lagi, hal yang sempat beberapa saat lalu saya lupakan.

Namun, dunia ini kembali setelah saya kehilangan dunia saya yg lain. Seorang lelaki. a good boy actually, and he leave me now. Hahaha

Bolehkah saya menertawakan diri saya sendiri sekarang?? Bukan karena saya gila, tapi karena saya tahu bahwa saya memang tidak perlu terlalu mendramatisirnya.

Saya mensyukuri keberadaannya dulu, bahkan skarang pun. Entah disadari atau tidak. Tapi saya bahkan bahagia tanpa diketahuinya. Saya sangat sadar kenapa saya harus kehilangan dan itu tidak untuk disesali, saya bahkan berterima kasih karena kesediaannya pernah hadir dlam hidup saya. Melibatkan dirinya sendiri pada kebahagiaan saya. That’s a beautiful memory boy, yu must know it.

Bisakah itu disimpan dlm memori saja?? Kamu dan aku sudah bukan kita lagi. Jadi yaa~ cukup disyukuri sajaa apa yg sudah terjadi. Seperti selembar kertas kosong yang belum penuh, mari mencari tinta lain untuk.mengisinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s