Disinilah ..

Berlari seperti takut tersesat, terus berlari menjauhi duri” yang mampu melukai lebih dalam dari pisau. Mencoba merentangkan sayap, seperti hendak terbang, namun lupa bagaimana cara untuk mengepakkannya.

Terhempas jauh dalam samudra dingin penuh karang tajam yang siap menghunus layaknya pedang. Tak berontak meski tak terselamatkan. Berdarah, mendidih, mencair, meleleh dan enyah ditelan hembusan angin.
Hingga disinilah aku berhenti, dalam hutan belantara tak berarah, memutuskan untuk berhenti, tak mencoba untuk berlari, terbang dan menyelam lagi. Memutuskan untuk tetap tersesat didalamnya, tak peduli binatang buas yang siap menerkam, tak peduli pohon” tinggi yang siap tumbang melumpuhkan kakiku. Disinilah aku berhenti, tak peduli bagaimana engkau akan pergi dan bagaimana engkau akan kembali. Aku akan tetap berhenti. Seperti keledai bodoh yang menyerah untuk berlatih berdiri. Disinilah aku diam, bisu, tuli dan lumpuh. Disinilah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s