Wait for .. a timing

Teruntukmu yang kutitipkan padamu salam” rindu lewat hembusan angin..


Kutemukan engkau disebuah persimpangan jalan, sendiri membisu, diam dan tak berarah. Sedang asik menikmati lamunan duniamu sendiri yg penuh kebahagiaan masa kecil, mencoba menyembunyikan dilema yang tak pernah kau harap akan ada org lain yang tahu. Hingga tak kau sadari aku telah mengamatimu selama ini. Dan saat kau tersadar kau coba menghindari kenyataan, mencoba kembali asik pada duniamu yg mulai kau rasakan hilang, dan mulai begitu tertarik pada hal baru yg kian lama kian dalam mengamatimu.
Sampai akhirnya tanpa kau sadari kau mulai mencoba meraihnya, mencoba menggapai sinar yang begitu menusuk mata dan imajinasimu itu, entah untuk kau singkirkan atau untuk kau dekap. Terus kau coba meraihnya, sampai” kau coba melawan badai besar yang akan menghempaskan cahaya itu pergi. Dan aku tak mampu melanjutkan pengamatan ini, aku kenapa aku mulai mencoba pergi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s