^ddangkomaeomma day^

Hyerin POV

“aku ingin punya kura-kura”gumamku pelan saat mata kuliah parasitologi siang ini, entah setan apa yang merasuki diriku, tiba-tiba saja ingin sekali memelihara kura-kura. Pasti sangat menyenangkan memelihara hewan mungil itu, lagi pula aku ingin memberikan teman untuk ddangkoma, kura milik namjachinguku itu sepertinya juga pelu yeojachingu. Ku senggol siku seseorang di sampingku dan mencoret-coret kertasnya

‘aku pengen ddangkoma’ tulisku ‘so, .??’ balasanya singkat

Baca lebih lanjut

.:~DongEun Couple~ Let Me Stolen:.

Author: RyezkyeaNouna

Eunsoo POV

Ku sipitkan mataku mencoba mencerna sinar yang baru saja mengganggu tidurku. Siapa yang membuka jendela pagi-pagi begini, ‘tak tahu apa aku masih ngantuk’.

“eunsoo~ya ireona, . .”sapa suara lembut itu di telingaku

“Yak~, . .sejak kapan masuk ke kamarku tanpa izin, .??”geramku saat melihat pelakunya

“sejak saat ini, ayo bangun, . .hari ini kau harus ikut aku jalan-jalan, sekaligus menjadi guideku, aku tak mau menikah denganmu tanpa mengetahui seluk-beluk kota ini terlebih dahulu, aku mau memilih tempat pernikahan yang indah, . .ireona pemalas, . .”terangnya panjang lebar lalu menarik tanganku

“Yak~, . .Lee Donghae, . .Awas kau” bentakku saat aku sudah bangun dan menatapnya didepanku, menatap lurus matanya tepat dimanik matanya seperti ini, membuat jantungku sedikit tak karu-karuan. Apa yang terjadi pada jantungku ini, menakutkan sekali rasanya mendengarkan iramanya. Hanya karena melihat matanya aku jadi seperti ini, ‘aigo~ makhluk seperti apa dia ini’ gumamku dalam hati. Kulangkahkan kakiku sedikit diseret ke kamar mandi, berharap dia segera menghentikan ocehannya, aku sudah muak mendengarnya. Sejak beberapa hari yang lalu tepatnya saat pesta pertunangan kami, hidupku yang tenang dan tentram jadi terganggu olehnya. Kami bertunangan karena Appa, appa menemukan bocah sialan ini di kantornya, dia adalah seorang arsitek lulusan Harvard university yang kebetulan beberapa bulan lalu mendesign kantor Appa, kata Appa dia sangat pandai dan seleranya sangat tinggi. Appa terpesona pada design yang dibuatnya, sehingga appa merminat menjadikannya menantu. dan sudah menjadi nasibku memenuhi keinginan appa, meski berat sebenarnya. Tapi, appa mengancam akan menjodohkanku dengan rekan kerja appa yang umurnya sudah 40 tahun, yang benar saja aku menikah dengan ahjussi-ahjussi di usiaku yang baru 23 tahun. Jadi, ku putuskan memilih pria sialan yang akan mengganggu hidupku ini. Baca lebih lanjut

.: Sateuk Couple: My White lily :.

Jungsoo POV

“Oppa …..” teriakan yang sudah menjadi santapan sehari-hariku itu membangunkanku dari mimpi indahku pagi ini.
“Oppa Palli, aku sudah hampir telat” lanjutnya sambil menarik selimut kesayanganku menjauhi tubuhku.
“Ne, Dongsaeng-ah. .” ucapku dengan nada malas khas orang bangun tidur
“Cepat. . . .” teriaknya tepat diujung telingaku yang tak berdosa
‘bagaimana mungkin aku punya dongsaeng seperti dia’ gumamku dalam hati, sifatnya memang over menyebalkan bagi siapa saja yang baru mengenalnya, karena memang bibir
nya tidak bisa ditutup meski dengan lem sekalipun. Tak butuh waktu lama bagiku untuk membersihkan diri, mungkin karena kebiasaanku sejak appa dan omma meninggalkan aku dan dongsaengku tersayang itu 3 tahun yang lalu akibat kecelakaan saat ulang tahunku, waktu itu mereka beserta eunsoo pergi membelikanku kado tapi bukan kado terindah yang kudapat, akan tetapi kado terburuk yang tak akan pernah ku lupakan seumur hidupku, untung saja eunsoo masih bisa diselamatkan waktu itu, jika tidak aku tak tahu apa yang akan terjadi pada hidupku sekarang. Eunsoo koma selama 54 hari karena kecelakaan itu, bisa dibayangkan betapa gilanya aku saat itu, setelah pemakaman appa dan omma aku masih saja harus menahan sedih saat harus menunggu eunsoo di rumah sakit selama berhari-hari. Tapi, itu hanyalah masa lalu yang terpenting bagiku saat ini adalah menjaga eunsoo. Baca lebih lanjut