.: SaTeuk Couple: Ramen Nouna Saranghae ~Part Four~ Ending :.

Ramen 1, Ramen 2, Ramen 3

Last Part

“sudah, jangan terlalu lama menatapnya seperti itu saeya~, lebih baik sekarang kau pulang, beristirahatlah dan segera selesaikan skripsimu, . .”suara kibum menyadarkanku dari lamunanku sendiri.

“ne, . .aku pulang dulu, sampai jumpa lagi kibum~sshi, . .annyeonghaseyo, . .”ucapku sambil menunduk dan berjalan menjauh darinya yang masih duduk dibangku itu, bangku dibawah pohon besar yang asri dan menjadi saksi betapa terlukanya hatiku hari ini melihatnya yang sudah semakin jauh dari jangkauanku.

Ku langkahkan kakiku masuk ke apartemenku, sudah lama sekali rasanya tak menghabiskan waktu disini. Tempat ini selalu saja menyimpan kenangan-kenanganku dengan jungsoo oppa. Kami sering menghabiskan waktu disini dulu. Ku rebahkan tubuhku di ranjang kamarku, meski tak sebesar ranjangku dirumah, namun masih bias memberikan kenyamanan untukku. Baru saja mataku terpejam, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki masuk kedalam apartemenku. Kuputuskan untuk segera bangkit dan bersiap-siap membawa benda keras yang bias ku jadikan senjata untuk membela diri. Baca lebih lanjut

Iklan

^ddangkomaeomma day^

Hyerin POV

“aku ingin punya kura-kura”gumamku pelan saat mata kuliah parasitologi siang ini, entah setan apa yang merasuki diriku, tiba-tiba saja ingin sekali memelihara kura-kura. Pasti sangat menyenangkan memelihara hewan mungil itu, lagi pula aku ingin memberikan teman untuk ddangkoma, kura milik namjachinguku itu sepertinya juga pelu yeojachingu. Ku senggol siku seseorang di sampingku dan mencoret-coret kertasnya

‘aku pengen ddangkoma’ tulisku ‘so, .??’ balasanya singkat

Baca lebih lanjut

.:~DongEun Couple~ Let Me Stolen:.

Author: RyezkyeaNouna

Eunsoo POV

Ku sipitkan mataku mencoba mencerna sinar yang baru saja mengganggu tidurku. Siapa yang membuka jendela pagi-pagi begini, ‘tak tahu apa aku masih ngantuk’.

“eunsoo~ya ireona, . .”sapa suara lembut itu di telingaku

“Yak~, . .sejak kapan masuk ke kamarku tanpa izin, .??”geramku saat melihat pelakunya

“sejak saat ini, ayo bangun, . .hari ini kau harus ikut aku jalan-jalan, sekaligus menjadi guideku, aku tak mau menikah denganmu tanpa mengetahui seluk-beluk kota ini terlebih dahulu, aku mau memilih tempat pernikahan yang indah, . .ireona pemalas, . .”terangnya panjang lebar lalu menarik tanganku

“Yak~, . .Lee Donghae, . .Awas kau” bentakku saat aku sudah bangun dan menatapnya didepanku, menatap lurus matanya tepat dimanik matanya seperti ini, membuat jantungku sedikit tak karu-karuan. Apa yang terjadi pada jantungku ini, menakutkan sekali rasanya mendengarkan iramanya. Hanya karena melihat matanya aku jadi seperti ini, ‘aigo~ makhluk seperti apa dia ini’ gumamku dalam hati. Kulangkahkan kakiku sedikit diseret ke kamar mandi, berharap dia segera menghentikan ocehannya, aku sudah muak mendengarnya. Sejak beberapa hari yang lalu tepatnya saat pesta pertunangan kami, hidupku yang tenang dan tentram jadi terganggu olehnya. Kami bertunangan karena Appa, appa menemukan bocah sialan ini di kantornya, dia adalah seorang arsitek lulusan Harvard university yang kebetulan beberapa bulan lalu mendesign kantor Appa, kata Appa dia sangat pandai dan seleranya sangat tinggi. Appa terpesona pada design yang dibuatnya, sehingga appa merminat menjadikannya menantu. dan sudah menjadi nasibku memenuhi keinginan appa, meski berat sebenarnya. Tapi, appa mengancam akan menjodohkanku dengan rekan kerja appa yang umurnya sudah 40 tahun, yang benar saja aku menikah dengan ahjussi-ahjussi di usiaku yang baru 23 tahun. Jadi, ku putuskan memilih pria sialan yang akan mengganggu hidupku ini. Baca lebih lanjut